Cara Seorang Pemimpin Memberi Masukan Yang Benar


Cara Seorang Pemimpin Memberi Masukan Yang Benar

Assalamualaikum Wr. Wb.
Pemimpin yang baik akan memberikan feedback kepada anggota timnya sebagai pengembangan diri. Namun, seiring apapun kita untuk selalu memberikan hal-hal positif kepada tim, ada kalanya sebagai pemimpin atau rekan kerja terkadang kita harus menegur karyawan lain yang membuat salah. Bukan bertujuan untuk menghakimi, namun agar karyawan tersebut dapat mengetahui kesalahannya dan melakukan perbaikan di kemudian hari.

Kendalanya, manusia cenderung lebih memberikan respon negatif terhadap teguran yang tidak sesuai, dibanding pesan pada teguran tersebut. Tantangan ini akan dihadapi seorang leader, yakni menjadi seorang "pengawas" bagi timnya. Reaksi yang berlebihan terhadap masukan negatif ini sayangnya berdampak signifikan terhadap kinerja karyawan. Ibarat kata, ketika kita ditegur kemudian kita menjadi terbawa perasaan sehingga tidak memiliki gairah (mood) dalam menjalankan pekerjaan kita. Setidaknya itulah hasil penelitian yang dimuat dalam Harvard Business Review yang menunjukkan setengah dari karyawan yang menerima masukan negatif akan bereaksi secara sengaja menurunkan produktivitas kinerja mereka.

Lalu bagaimana dengan kita? Apakah itu berarti kita tidak boleh menegur anggota tim atau rekan kerja yang berbuat salah? Bagaimana pun juga teguran merupakan salah satu alat yang kita perlukan dalam mengelola tim. inilah cara yang kamu lakukan untuk menegurnya

1. Lakukan secara tertutup

Pemberian teguran yang dilakukan secara terbuka menjadi kurang berhasil karena karyawan merasa dipermalukan. Akibatnya karyawan bukan fokus pada konten pembicaraan, melainkan perasaan emosional mereka.

 

2. Lakukan framing

Sebelum memulai sesi, berikan pemahaman terlebih dahulu tentang maksud dan tujuan dari sesi tersebut. Framing dapat dilakukan dengan cara sederhana semisal mengucap “saya ingin memberikan beberapa masukan” atau kalimat lainnya. Tujuannya adalah untuk menyiapkan mental karyawan dalam menghadapi hal-hal buruk yang akan didiskusikan.

 

3. Fokus pada perbaikan yang dapat dilakukan

Seringkali ketika kita memberikan feedback justru kita yang terjebak dalam kondisi emosional. Kita lebih banyak menyotoyi sifat karyawan dan kesalahan yang terjadi daripada melihat masalah tersebut sebagai sebuah objek yang perlu diselesaikan bersama. Pastikan setelah memberikan feedback, terdapat poin-poin kesepakatan terhadap perbaikan yang akan dilakukan.

 

4. Berikan pujian atau penghargaan terhadap keberhasilan mereka

Bagaimana pun juga masukan negatif tersebut akan tertanam lebih dalam di benak karyawan. Salah satu cara kita menetralisir hal tersebut adalah dengan meningkatkan interaksi positif dengan karyawan. Berikan pujian, pengakuan dan penghargaan atas kinerja yang telah mereka capai sesering mungkin. Jangan hanya berinteraksi ketika karyawan melakukan kesalahan dan kita memberi teguran.

 

 

Nah, itulah beberapa poin penting untuk sebagai pemimpin dalam menegur tim-mu agar tidak menjadi kesalahpahaman atau membuat ada seseorang yang terbawa perasaan. semoga bermanfaat ya!

Wassalamualaikum Wr. Wb.


http://short.erllang.ga/F3nzY

Suka Dengan Artikel ini? Bagikan!  
Facebook Twitter Google+ LINE WhatsApp
Komentar pada “ Cara Seorang Pemimpin Memberi Masukan Yang Benar